Gara2 Kucing
03 12 2007
13 : 29
"Gara-gara Kucing"
Adi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci ketikaistrinya memelihara seekor kucing. Adi merasa istrinya jadi lebihperhatian pada kucingnya daripada dirinya.
Suatu hari Adi memutuskan untuk membuang kucing tersebut secaradiam-diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar sebentardan dibawanya si kucing. Ketika Adi bermobil sekitar 10 km dari rumah,ia pun membuang kucing tersebut. Anehnya ketika ia sampai di rumah, sikucing sudah ada disana. Adi heran campur berang.
Sore harinya iapergi lagi. Kali ini si kucing dibuangnya lebih jauh lagi. Namun tetapsaja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut telah berada disana. Adi berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tapitetap saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya.
Suatuhari ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tapi jugaberputar-putar dulu. Adi belok kanan, belok kiri, belok kanan, belokkanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yangdibawanya. Beberapa jam kemudian ia menelepon istrinya. "Tik, kucingmuada dirumah?" tanya Adi. "Ada, kenapa? Tumben nanya si Manis segala"jawab istrinya agak heran. "Panggil dia Tik, aku mau tanya arah pulang.Aku kesasar....!"
Adi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci ketikaistrinya memelihara seekor kucing. Adi merasa istrinya jadi lebihperhatian pada kucingnya daripada dirinya.
Suatu hari Adi memutuskan untuk membuang kucing tersebut secaradiam-diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar sebentardan dibawanya si kucing. Ketika Adi bermobil sekitar 10 km dari rumah,ia pun membuang kucing tersebut. Anehnya ketika ia sampai di rumah, sikucing sudah ada disana. Adi heran campur berang.
Sore harinya iapergi lagi. Kali ini si kucing dibuangnya lebih jauh lagi. Namun tetapsaja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut telah berada disana. Adi berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tapitetap saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya.
Suatuhari ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tapi jugaberputar-putar dulu. Adi belok kanan, belok kiri, belok kanan, belokkanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yangdibawanya. Beberapa jam kemudian ia menelepon istrinya. "Tik, kucingmuada dirumah?" tanya Adi. "Ada, kenapa? Tumben nanya si Manis segala"jawab istrinya agak heran. "Panggil dia Tik, aku mau tanya arah pulang.Aku kesasar....!"
Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/199_629_2007_12
Komentar Anda
Hehehe.....
Jagoan kucing dari manusia yah?
Tapi bener..., kucing itu pinter nyari jalan pulang.
Ditunggu humor2 berikutnya. Dan salam kenal, AF.
Jagoan kucing dari manusia yah?
Tapi bener..., kucing itu pinter nyari jalan pulang.
Ditunggu humor2 berikutnya. Dan salam kenal, AF.